Dari judulnya saja berseri, pasti ceritanya bakalan panjang.
Hehehe…. Anyway, setelah mendapatkan offer letter alias LoA dari salah satu
universitas di US, langkah selanjutnya adalah menunggu. Lho, menunggu apa ya? Begini
ceritanya….
Setelah mendapatkan LoA itu, aku mendapatkan yang namanya offer
letter yang lebih detail. Isinya adalah ucapan selamat, leaflet tentang
keunggulan universitas, persyaratan dokumen, daaan… rincian biaya kuliah plus
deposit yang harus dibayar. Nah, offer letter ini harus ditandatangani olehku
untuk penerbitan I-20. Karena aku adalah sponsored student, jadi aku harus
melampirkan surat keterangan sponsorship agar tidak perlu membayar deposit.
Setelah offer letter aku tanda tangan kemudian dikirimkan kembali ke pihak
universitas via email. Selang beberapa hari, aku mendapat pemberitahuan kalua I-20
ku sedang dalam proses pengiriman. I-20 adalah Certificate of Eligibility for Nonimigrant Student Status. Jadi itu adalah bukti legal
kita untuk bisa apply visa ke US sebagai student.
Tiga hari dari sejak pemberitahuan lewat email, I-20 ku
datang. Kirain cuma selembar surat gitu, eh tapi ternyata satu paket amplop
tebal. Isinya booklet, surat pemberitahuan dari universitas, I-20, surat
permohonan ke consular untuk menerbitkan visa, tips dan langkah-langkah yang
harus diakukan sebelum membuat visa, dan beberapa souvenir universitas. I-20
harus ditanda tangan juga. Nah di sini, jangan lupa untuk membaca secara detail
isi I-20 sebelum tanda tangan. Jangan sampai ada kesalahan identitas dan juga
nama sponsor (untuk sponsored student). Setelah dipastikan benar semua, baru
aku tanda tangan I-20 tersebut. Di I-20 tersebut, status saya adalah F1 student.
Jadi apply visanya nanti adalah visa F1 student visa. Ada beberapa visa student
ke US. Pertama, F1 adalah visa untuk student pada umumnya. Kedua, J1 adalah
visa pertukaran pelajar (biasanya kalua dapat beasiswa dari pemerintah AS
visanya J1). Ketiga, M1 adalah visa untuk vocational study.
Langkah selanjutnya adalah membayar SEVIS I-901. SEVIS
kependekan dari Student and Exchange Visitor Information System. Semacam track record sebelum
kita masuk ke US. Aku diharuskan membayar sebesar $200. Bayarnya langsung ke
website ini. Metode pembayarannya itu ada Western Union dan kartu kredit. Soal
pembayaran ini aku juga punya cerita lho. Karena dari pengalaman bayar SEVIS
ini, aku jadi tahu agak banyak tentang WU. Kapan-kapan kalau sempat aku tulis
pengalamannya yaa…
I-20 sudah di tangan, SEVIS sudah dibayar dan bukti bayarnya
sudah disimpan, selanjutnya adalah membuat visa. Pertama kali membuat visa itu
cengoh banget deh aku. Bayar dulu apa daftar dulu ya? Karena aku punya
pengalaman berbeda dari petunjuk-petunjuk untuk membuat visa yang diberikan
oleh agensiku. Penasaran? Simak cerita selanjutnya yaa….. Oh iya, kalau ada pertanyaan seputar I-20 silakan tinggalkan komentar atau kirim ke alamat email saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar