Setelah sebelumnya saya menuliskan pengalaman menghadapi ujian psikotes, sekarang saya ingin berbagi pengalaman untuk reader baik yang sekedar ingin tahu ataupun yang akan menghadapi ujian wawancara seleksi cpns LIPI. Waaahh...hebat ya bisa ikutan tes wawancara di LIPI? Pasti nilai TKD nya tinggi...?!! Hohoho...asal tahu saja, nilai TKD saya dulu pas-pasan, mepet, hampir tenggelam. Itu sekali lagi karena ujian psikotes dan wawancara menjadi satu rangkaian. Mau tidak mau yang dipanggil ujian psikotes harus bin wajib mengikuti wawancara.
Saya dipanggil wawancara berdasarkan passing grade nilai TKD dan verifikasi keseuaian substansi tugas akhir terhadap formasi yang saya pilih. Yaa...biarpun nilai mepet banget tapi kalau lolos passing grade masih ada kesempatan untuk dipanggil. Kebetulan substansi tugas akhir dan formasi yang saya pilih sesuai, jadi ya mendapat panggilan ujian wawancara (terima kasih Tuhan, terima kasih orang-orang terkasih yang mendukung dan mendoakan saya, terima kasih tugas akhir, terima kasih dosen pembimbing, terima kasih panitia yang memilih saya).
Bagaimana proses seleksi wawancara cpns LIPI?
Ujian wawancara di LIPI dibagi berdasarkan satuan kerja. Jumlah
pelamar peserta wawancara adalah lebih kurang 10 kali jumlah setiap
formasi untuk penerimaan tahun 2014. Kalau saya dulu hanya 5 kali jumlah
setiap formasi. Jadi untuk tahun 2014 ini kompetisi reader lebih ketat. Tempat wawancara di auditorium LIPI Pusat. Di sana sudah disiapkan meja untuk wawancara setiap satuan kerja. Sebelum mengikuti ujian wawancara, pastikan dulu jadwal dan syarat yang ditentukan diantaranya Kartu
Tanda Peserta Ujian yang sudah disahkan saat verifikasi dokumen fisik
sebelum Ujian TKD, tugas akhir / tesis / disertasi, fotokopi ijasah dan
transkrip nilai akademik yang telah dilegalisir, fotokopi KTP. Saat memasuki ruangan, reader akan menghadapi tiga orang pewawancara dari setiap satuan kerja.
Apa saja pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara?
Masing-masing pewawancara membawa lembar penilaian terhadap pelamar yang dipanggil. Pertanyaan yang diajukan bervariasi tergantung kemauan pewawancara, tergantung aspek penilaian yang sudah ada di lembar penilaian. Berdasarkan pengalaman, pertanyaan yang diajukan adalah tentang penilaian terhadap diri (kelebihan dan kelemahan), pengalaman, harapan ke depan, dan ada juga pertanyaan tentang problem solving.
Apakah terdapat pertanyaan tentang tugas akhir?
Bisa Ya, bisa Tidak. Sekali lagi tergantung mood pewawancara. Biasanya kalau tugas akhir-nya menarik akan ditanyakan.
Apakah ada pertanyaan tentang latar belakang ilmu kita?
Jarang sekali pewawancara menanyakan hal ini, namun untuk satuan kerja tertentu pasti akan menanyakan tentang skill yang berhubungan dengan formasi.
Wawancaranya menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris?
Ada yang menggunakan Bahasa Indonesia, ada pula yang menggunakan Bahasa Inggris. Tuiuiuiuiuinggg...Bahasa Inggris??? Yup, pengalaman saya ada pertanyaan yang harus dijawab menggunakan Bahasa Inggris. Namun saya tidak dapat memastikan apakah semua menggunakan full Bahasa Inggris atau pertanyaan yang mana yang menggunakan Bahasa Inggris. Bisa saja di awal pertanyaan sudah menggunakan Bahasa Inggris, bisa di tengah, bisa di akhir wawancara.
Reader sudah dapat gambaran tentang proses ujian wawancara cpns LIPI? Yaa...setidaknya sudah saya berikan sedikit pengalaman. Untuk tips-tips wawancaranya saya tuliskan di postingan berikutnya yaa... Semoga Berhasil.
1 komentar:
13makasih kak sharingnya..
bermanfaat sangat dah..
salam kenal
Posting Komentar