Membaca judulnya saja sepertinya sudah nggak banget deh yaa untuk saya, hehehe.... Tapi alhamdulillah, biarpun sepertinya nggak mungkin banget bagi saya, nggak pantes banget rasanya kalau saya mengikutinya, saya pernah merasakan mengikuti seleksi cpns di instansi tersebut hingga tahap akhir.
Sebelumnya saya ucapkan selamat untuk para reader yang telah dinyatakan lolos TKD dan mendapat panggilan ujian psikotes dan wawancara. Memang perjalanan yang sangat panjang dalam mengikuti seleksi cpns LIPI. Mulai dari seleksi berkas, tes kemampuan dasar, psikotes dan wawancara. Kalau boleh dibilang, psikotes dan wawancara adalah seleksi paling akhir dari rangkaian perjalanan panjang seleksi cpns di LIPI.
Nah, karena banyak sekali pertanyaan dari para reader dan juga dari kenalan saya tentang bagaimana sih proses ujian psikotes dan wawancara dalam seleksi cpns LIPI? Maka saya sedikit ingin berbagi pengalaman untuk reader semua. Tapi pastinya nanti pengalaman yang akan reader alami berbeda dengan yang saya alami (ya iyalah...hehehe).
Psikotes dan wawancara adalah serangkaian seleksi yang dijadikan satu alias tidak dipisah pada proses seleksi cpns LIPI. Jadi kalau reader mendapat panggilan ujian psikotes, sudah dipastikan reader akan mengikuti wawancara. Berasarkan pengalaman terdahulu, waktu untuk psikotes dan wawancara berbeda satu minggu. Yaah...demi untuk menyambung hidup di kemudian hari, saya rela bolak-balik dari rumah ke Jakarta tiap minggu (padahal rumahnya hanya beberapa menit dari Jakarta). Nah, berikut beberapa pertanyaan yang sering membuat reader yang dipanggil psikotes dan wawancara menjadi galau dan ditanyakan ke saya (khususnya).
Bagaimana model soal psikotes cpns LIPI?
Perlu reader ketahui bahwa LIPI memiliki tim tersendiri yang mempersiapkan soal untuk psikotes. Model soalnya hampir sama dengan model soal yang sering dijual bebas di pasaran (kalau niat banget ikut seleksi cpns pasti sudah membeli berbagai macam buku tentang tips dan trik mengerjakan soal cpns, termasuk psikotes, tapi kebetulan saya dulu tidak membeli :D).
Apa saja jenis soal psikotes yang diberikan?
Hmm...yang masih saya ingat adalah ada tes kemampuan verbal, numerik, dan kepribadian. Nah, untuk tes kepribadian itu kita diberikan beberapa pilihan jawaban, dan jawab sesuai dengan pilihan kita (ingat, pilihan sesuai kata hati, ciee...) jadi tidak perlu banyak berpikir seperti mengerjakan ujian kimia ya reader, karena waktu untuk menjawab pun dibatasi. Ada juga soal yang hanya diberikan dua pilihan jawaban, sudah dapat dipastikan jawablah sesuai karakter diri reader.
Apakah ada tes menggambar?
Ya, ada tes menggambar. Saya tidak perlu memberikan komentar apapun karena ini murni penilaian terhadap diri kita. Meskipun banyak dituliskan tips bagaimana mengerjakan tes menggambar dengan baik, hasil akhir tetap pada panitia seleksi.
Apa saja yang perlu disiapkan untuk menghadapi tes psikotes?
Yang jelas Kartu Tanda Peserta Ujian yang sudah disahkan saat verifikasi dokumen fisik sebelum Ujian TKD, pensil 2B (kalau bisa siapkan yang banyak, jadi tidak perlu raut-meraut lagi di ruangan), penghapus pensil, alas untuk menulis. Oh ya berdasarkan pengalaman, silakan reader berlatih konsentrasi dan kecepatan tangan untuk mengisi lembar jawaban. Karena selain jawaban yang tepat, kita juga dituntut untuk menjawab dengan cepat.
Perlu reader ketahui, hasil psikotes ini juga akan menjadi referensi bagi pewawancara. Kalau soal yang berhubungan dengan intelejensi yaa...saya serahkan ke otak masing-masing, banyak berlatih soal lebih bagus. Namun untuk tes kepribadian, saya hanya dapat memberikan saran bahwa jawablah sesuai dengan pribadi masing-masing, tidak terlalu banyak berpikir dan jangan menjawab soal dengan jawaban yang "dibuat-buat seolah...."
Baiklah, sekian dulu untuk pengalaman saya mengikuti seleksi tahap psikotes cpns LIPI. Selanjutnya akan saya tuliskan bagaimana menghadapi tes wawancara cpns LIPI.
1 komentar:
Asslamu'alaikum
salam kenal.mo ty ni mb kl dulu berapa durasi waktu psikotesnya..klo tahun ni jam 8.00-15.00 (lamanyeee...) hahaha
doain ya mb mga lulus sampe tahap akhir
Posting Komentar